Saya minta maaf pada teman-teman semua yang sering berkunjung ke sini. Karena hari-hari ini kalian akan menemukan postingan yang basi dan busuk. Kadaluarsa serta sangat amat kuno sekali.
Belakangan ini saya tengah disibukkan dengan kegiatan di tempat kerja. Saking sibuknya, jangankan mengkoneksikan computer dengan internet, kentut saja serasa tidak sempat.
Tahun-tahun terakhir ini di negeri kita sedang gencar-gencarnya standarsisasi, sertifikasi, akreditasi, mutilasi, imunisasi…. (halah ngelantur....)
Dari berbagai macam model –si –si an itu, instansi tempat saya bekerja sedang kalang kabut seperti kucing kecebur got, garuk sana garuk sini, jungkir balik, guling sana sini. Sibuk dengan dirinya sendiri, persis anjing kegatalan karena tubuhnya dihuni ratusan kutu.
Pihak berwenang sedang menuntut instansi ini mempersiapkan diri untuk disurvei akreditasi. Tuntutannya tidak tanggung-tanggung, dalam survey ini harus lulus. Kalau tidak, ngeeek!!!! – potong leher masak dikuali atau dimakan mentah-mentah
Bah, saya kira itu omong kosong. Kalau saja pihak yang berkepentingan konsisten pastilah instansi ini sudah lama ditutup.
Sejak 2007 saya telah diserahi tugas untuk masuk ke dalam tim khusus yang mempersiapkan segala tetek bengek tentang akreditasi itu. Saya sempat komplain pada atasan karena kualifikasi saya secara formal bukan saja tidak cukup, tapi amat sangat kurang sekali.
Saya tidak tahu alasannya kenapa saya diikutsertakan ke dalam tim itu, bahkan masuk dalam tim inti. Ini benar-benar gila. Saat ini bukan kehormatan yang saya cari, tapi penghidupan yang layak atau paling tidak bisa mendapatkan gaji sesuai UMR yang berlaku.
Tapi namanya bawahan yang masih butuh makan, apa saja perintah big bos harus dilaksanakan.
Pembelajaran materipun dimulai. Saat itulah saya tahu bahwa instansi ini benar-benar jauh dibawah standar minimal yang ditetapkan. Borok-borok dan kutu busuk dalam tubuh manajemen tercium amis. Sistem yang amburadul tak terkendali. Kami dalam satu tim sudah ingin bunuh diri massal, sebab sepertinya pekerjaan kami sangat sulit, sesulit mengangkat Anak Gunung Krakatau ke daratan.
Dua tahun berlalu, tidak ada hasil kerja tim yang nampak. Analisis sementara mengatakan bahwa perubahan tidak akan terjadi tanpa ada kemauan.
Kualifikasi sdm secara akademis belum cukup tanpa niat dari masing-masing oknum. Dimulai dari tingkat manajer tertinggi yang sulit merubah kebiasaan buruk dalam mengatur hingga tingkat pelaksana yang suka seenaknya dalam bekerja karena alasan gaji yang pas-pasan. Semuanya Hampir tidak masuk akal untuk dirubah.
Satu tahun kemudian (2008) beberapa anggota tim khusus menyerah kalah. Mereka berhenti kerja lalu pergi entah kemana, tak tentu rimbanya. Pergi menghilang mencari tempat penghidupan baru yang mudah tanpa beban, begitu katanya. Bahkan ketua tim-nya kabur tanpa bekas.
Dari situlah saya muncul ke permukaan. Nasi terlanjur ditelan, tidak mungkin dimuntahkan. Dan saya terlanjur tercebur terlalu dalam. Mustahil ikut juga melarikan diri seperti pengecut yang mementingkan diri sendiri tanpa mau bertanggung jawab.
Saat itu kebijakan tim ada di tangan saya. Perubahan frontal dan besar-besaran akan saya mulai. Tidak peduli saya lulusan apa. Apa yang saya dan tim inginkan harus dilaksanakan. Tidak peduli mereka alumni mana, kalau mau bekerja dan mendapatkan penghasilan dari instansi ini harus melaksanakan tugasnya sesuai aturan. Itu intinya.
Perubahan pun dimulai. Gaji semua staf dinaikkan sesuai standar minimal. Usulan awal terlaksana. Tapi perubahan belum mencapai 25% target. Tahun 2008 berakhir. Batas persiapan akreditasi tinggal satu tahun. Kini adalah masa-masa sulit kami untuk merubah segalanya. Kami bergerilya dari kolong-kolong manajemen tertinggi hingga lorong-lorong pekerja bawahan. Aturan demi aturan yang benar dalam bekerja sedang kami paksakan untuk dilaksanakan. Penyaringan tenaga kerja baru diperketat sedemikian rupa, karena kami ingin sdm yang bermutu dan penuh tanggung jawab, yang tidak saja menuntut hak tapi juga sadar akan kewajibannya. Persyaratan tingkat kualifikasi ketenagaannya ditinggikan. Dan sebagainya.
Kami bersyukur, akhir bulan ini kami sudah mendapatkan tingkat kemajuan hingga 60%. Dan yang paling penting, kabar gembiranya adalah gaji saya bersama beberapa orang dari satu tim sudah ditambah bonus karena berhasil merevolusi keadaan.
. Memang, dalam hal apapun kita harus bekerja keras untuk mendapatkan yang terbaik, bukan berharap mukjizat datang begitu saja
21 komentar:
hebat! bisa mengalami kemajuan sampai 60 %. ayo! semangat terus! jangan menyerah ya..
Pantesan aja Rco jaramg bw ke tmpatku, lg sibuk kerja to trnyata.
hoo, emang lagi heboh sertifikasi ya?
pantes guru2 di tempatku ngajar pada sibuk, hihihi..
wah selamat nih udah bisa 60 % mas, ayo geber terus biar goal :D
eh, kalau kentut ditahan bahaya lho hehehe ...
kacau ya bang sistem organisasi di indo?
selamat booooooossssss
Semangat dan bertanggung jawab..
GOOOOOOOOOOOO!
Wah gak bisa kentut bahaya lho.... gak kebayang sakitnya tuh perut.. xixxii
wah ku baru tau klo dalang dibalik blog ini juga dalang dibalik satu instansi besar. wah...kapan2 bagi2 tipsnya pak dalang , gimana cara mainin wayang(bawahan) biar ceritanya jadi menarik untuk di tonton.
kalimat terakhir yang nendang. Inspiring...
Wah manajer hebat nih ya? Sip markusip...
salut mas, bisa mengubah manajemen yang amburadul sampai mencapai kemajuan 60% itu sesuatu yang luar biasa. Sepertinya, mas paham benar dng ungkapan "dunia terbuka lebar bagi mereka yang tahu arah yang dituju"
menjalankan standar, sistem dan prosedur tuh selalu susah karena sifat dasar manusia yang pemalas.
salut bro bisa memanage sehingga berhasil begini.
patut mendapat bonus.
aku keknya patut ditraktir.
Wah, top nih. Aku juga perlu di-revolusi. Ada saran Mas RCO?
Terus semangat bro
hampir sm mas.. hdp gw tak lain disibukkan dgn dunia nyata. gr2 saking sibuknya, mnjlni dunia maya pun ogah2an.. tp syukurlah subuh ini aku dibangunkan Tuhan dan diingtkan utk ngeBW. akhirnya nangkringlah aku.. ahhaha.. BT ga bs tdr lg. dr jm2 td mncoba tutup mata, ga bisa2.. akhirnya mmutuskan ngeBW.. sori ya mas, dah lm bgt ga jln2 k t4 mas. sibuk bgt euy. lg ada target yg dikerjakan jg sbk dgn interview2 ku. doain y mas. smga aku trpanggil utk mngikuti tes keshatan. dag dig dug bgt euyyy..
weit... dapet bonus.... traktir dunk.... hihihihi..
btw.. berarti bagus dong, sistem berjalan dengan baik dan walhasil kinerja semakin baik... mantav.. sukses selalu sobat...
hmm lagi sibuk rupanya, mang kerjaannya apaan sih???maksudnya perusahannya bergerak di bidang apa
pantesan aja mas RCO ga muncul-muncul,
tapi pekerjan emg lebih penting dari blog sih
thx kunjungannya,, lum post lg neh?
seseorang yang mempunyai semangad nyang high pastinya akan meraih sebuah kesuksesan yang akan dirasakannya kelak....salam kenal
Posting Komentar