Selasa, 12 Mei 2009

BONGKAR PENGALAMAN PAHIT-2

BAGIAN-2


 

Kembali ke pokok cerita.

Dari suka baca Koran ini saya dapat info lowongan kerja. Sebuah perusahaan farmasi. Dibutuhkan tenaga pemasaran minimal es em a. Ada gaji dan tunjangan plus insentif. Lumayan besar juga pendapatannya. Wah, ini sesuai dengan kualifikasi saya. Info tambahannya, bawa lamaran kerja komplit langsung datang untuk wawancara. Letaknya di Kota Sidoarjo dekat Surabaya sana.


 

Dengan penuh semangat saya mempersiapkan lembar-lembar persyaratan. Kebetulan masih awal bulan, ada sisa uang gaji sekitar Rp. 50.000. Cukuplah untuk ongkos perjalanan bolak balik Jember-Sidoarjo dan makan. Wawancaranya hari Senin. Terpaksa saya ijin. Dan saya berangkat senin dinihari biar tidak terlambat.


 

Singkat cerita. Dari terminal Bungurasih saya naik angkot ke tempat tujuan yang berjarak sekitar 10 km. Pukul 8 pagi saya sudah sampai. Saya sempat terhenyak, karena saingan saya sangat banyak. Halaman kantor yang cukup luas tempat wawancara itu penuh dengan para pencari kerja seperti saya. Sebelum masuk halaman kami diberi sebuah formulir dilengkapi nomor urut antrian wawancara. Lumayan panjang juga, saya mendapatkan nomor urut sekitar seratusan lebih. Bisa sampai malam, begitu pikir saya. Padahal masih ada banyak lagi yang datang di belakang saya.

Bersambung......

11 komentar:

TRIMATRA mengatakan...

lanjutkan!!! jadi inget si dia saya,

eniwei betewei berabe,,,kita tunggu cerita hasil wawancaranya, siap tahu bisa dapet ide dari ceritamu mas..

sukarnosuryatmojo mengatakan...

wih...nggawe penasaran ae cak. tp saya akan sabar menunggu cerita selanjutnya

zenteguh mengatakan...

iki jan bener2 bikin penasaran...:D

Taktiku mengatakan...

Saya tungguin deh sambungannya :D

suwung mengatakan...

bungurasih juga

BIG SUGENG mengatakan...

komentar

bersambung... ah....

riosisemut mengatakan...

Walah bersambung lagi, tiwas aku nungguin...

Linda Belle mengatakan...

lah kok bersambuung....

attayaya mengatakan...

wawancara cari kerja ini yang sangat dibtuhkan
ayooo tancappp maaaang

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

saya pernah ngalamin kyk gini nih. ngelamar kerja sampai antri gitu

Eros mengatakan...

waduh bersambung, kek sinetron ae. emang nglamar di sidoarjo mana mas. saya juga pernah kerja di sidoarjo lho, jadi kasir toko. ditunggu mas sambungan sinitronya hehehe

----------------------------
ayo ayo yang belum dukung. mohon dukungannya ya. engga perlu pasang link, apalagi mesti bayar. cukup komentar ae di tulisan sejarah, seluk beluk dan template keren buat blogspot . ditunggu komen dukungannya ya *ngarep*