Dalam sebuah pertemuan ibu-ibu, Bu Panda membawa 2 anaknya. Satu putra berusia 7 tahun, satunya lagi putri berumur 5 tahun. Dua anak sekandung sepersusuan itu memilki sifat yang sangat jauh bertolak belakang. Si anak pertama banyak tingkahnya, maklum mungkin karena anak lelaki. Sementara anak keduanya sangat pendiam dan manis tidak banyak tingkah tapi kelihatan begitu cerdas. Terbukti ketika ada yang menanyainya, ia bisa menjawab pertanyaan tersebut dengan sangat lancar dan lucu walau jawabannya mungkin salah, maklum usianya baru 5 tahun.
Seorang ibu lain, sebut saja namanya Bu Norman. Ibu satu anak ini gemas sekali melihat tingkah anak Bu Panda yang menurutnya over acting itu. Dengan tidak sungkan-sungkan akhirnya Bu Norman memaksakan diri untuk bertanya mengenai anak itu pada ibunya,
Bu Norman : "Duuuuh, nuwun sewu, ya Jeng.... Saya penasaran ... kenapa anak ibu yang pertama kok nakal sekali gitu ya... Ndak seperti adiknya. Sudah pendiam, manis, lucu, pinter lagi....!!!?"
Bu Panda : "Iya tu Bu...., ndak tahu kenapa.... saya sendiri kadang-kadang heran. Tapi saya juga sering berfikir. Mungkin itu juga karena salah saya, Jeng!"
Bu Norman : "Lho memangnya kenapa. Apa ada yang salah? Waktu hamil barangkali?"
Bu Panda : "Yaaaaah,..... itulah yang seringkali terpikir oleh saya."
Bu Norman : "Salah ngidam....?"
Bu Panda : "Bukan....!"
Bu Norman : "Lalu kenapa?"
Bu Panda : "Gini lho, Jeng. Suami saya itu, waktu pengantin baru dulu seringkali bilang, kalau hamil nanti saya diminta suka muter musiknya Mozard. Menurut dia sih biar sang bayi nanti bisa jadi anak yang cerdas. Entah darimana ia dapat teori begituan..."
Bu Norman : "Emmm... Iya iya... saya juga pernah dengar tentang Mozart itu."
Bu Panda : "Ia tidak sekedar ngomong aja lho, Jeng! Keika tahu saya hamil ia belikan saya seperangkat alat stereo lengkap. Ada walk men, ada Hi Fi. Trus, dibelikan juga satu set kira-kira ada 10 keping CD Mozard. Komplit. Sebelum berangkat kerja ia menyempatkan diri memutar musik itu untuk saya. ....."
Bu Norman : "Emmmm..... terus..."
Bu Panda : "Tahu sendiri kan, Jeng. Musik itu membosankan! Tapi jadinya, ya seperti anak kedua itu. Sudah pendiam, pinter lagi."
Bu Norman : "Lho yang pertama kok ndak...?"
Bu Panda : "Ya, itu dia masalahnya. Kalau suami saya pergi kerja, saya ganti Mozardnya dengan musik Rock, RnB, Dangdut kadang-kadang Koplo...."
Bu Norman : "Chk chk chk ... mungkin juga ya...?"
16 komentar:
wah koplo juga tuh si emaknya... hia..hia...hia..
Wah, ntar anaknya jadi Ridho Irama tuh. Hehehehe
jang jeng jang jeng, ini lho jeng asli dateng,hehehhe
Wuaaaah... bisa beneran koplo tuh anak kebanyakan denger music dangdut.
Iya tuh, seperti kata tukang komen, emaknya koploer.
kalo soewoeng ngak dengerin lagu apapun berarti
ini cerita nyata?
Kata seorang Ustad pandangan itu salah, mestinya ibunya dan bapaknya banyak membaca Alquran (bukan malah ndengerin musik), tidak hanya pas hamil tapi juga setelah itu sehingga anak terwarnai dengan ruh Islami dan rumahnya juga jadi berkah...
hihihihi....
bisa jadi tuuh gara2 dangdutan jadi anaknya pgn goyang mulu :D
kalo suka lagu Agnes Monica, ntar anaknya jadi jago ngedance gak, ya? he he he....
wah pantesan saja, lha ibunya seleranya seperti itu...
berarti teori musik bisa dipelajari ketika sedang hamil.
terus lahir bisa langsung main gitar, drum, dll
waktu lahir dulu, jangan2 rambut si bayi langsung nge-punk... yeahhh!!!
huahahahahhahaha, pantes aja anaknya jadi ugal2lan :P
wahahaha...kalo udah besar kayanya jadi artis dangdut
wahahaha, seru juga tuh si emak
Posting Komentar